7 Hal yang Tidak Bisa Kita Ubah Dalam Hidup



7 Hal yang Tidak Bisa Kita Ubah Dalam Hidup

Selalu menjadi yang terbaik dalam kehidupan ini membuat kita lupa batasan apa saja yang dapat kita tembus.
Lebih gambangnya “sesuatu” (kaya lagu artis Syahrini)  
Sesuatu yang bagai mana sih yang bisa kita ubah
Atau sebaliknya apa saja yang tidak dapat kita ubah....
1. Jenis kelamin
Memang ada operasi untuk mengubah kelamin.
Tapi tidak bisa mengubah roh (spirit) orang yang bersangkutan. Terimalah dirimu, apakah engkau wanita ataupun pria. 

2. Orang tua
Tidak ada yang bisa memilih dilahirkan oleh orang tua yang mana. So, you must respect your parents!!
Apakah orang tuamu seorang (maaf...) pemabuk, penjudi, pelacur sekalipun, you must respect them!!

Kalau tidak, itu akan terjadi dalam kehidupanmu nanti.       
Your kids won't respect you, is it terrible?

3. Hari kelahiran
Sudah ditetapkan oleh Tuhan, sebelum dunia dijadikan.
Amazing ha? But it's true.
Jangan menyesali, mengapa engkau harus lahir ke dunia tapi di sia-siakan oleh orang yang kau kasihi. Tuhan punya tujuan untukmu.

4. Bentuk Fisik
Kalau engkau keriting, yah keriting aja.
Kalau hidungmu pesek, terima itu. Saya banyak melihat orang yang mengubah bentuk wajahnya, apakah itu memancungkan hidung, alis matanya dicukur habis, dll, jadi kelihatan aneh dan tidak natural.

5. Masa lalu
Ini juga sudah ditetapkan oleh Tuhan. Jangan melihat ke belakang, karena itu hanya membuat engkau "frozen" - can not do anything! Look to the future and see how good it is.

6. Kedudukan dalam keluarga
Apakah engkau anak bungsu, sulung, atau tengah,  you can not change it. Nikmati sajalah.
7. Suku bangsa / ras
Menyesal jadi orang Indonesia yang terus  menerus  dilanda kesulitan? Atau menyesal jadi orang Batak yang kalau menikah perlu upacara adat yang uwalahhhh mahal dan lama? Atau jadi orang Cina yang suka ditindas dan di intimidasi? hmmm.....

Nah, sekarang ubah cara berpikirmu.  

Tuhan sudah menetapkan engkau di bangsa ini untuk satu tujuan.
So, do The best in your job, loyal, jangan korupsi, itu sudah menolong untuk memperbaiki bangsa kita ini.

Itulah 7 hal yang tidak bisa kita ubah. Kalaupun ada yang kita bisa ubah, misalnya: bentuk fisik, itu akan membawa kita ke dalam situasi yang tidak pernah puas. Selalu ingin ubah penampilan terus.

Capekkan? 

Terimalah dirimu apa adanya, seperti Tuhan menerimamu. Memang dunia melihat rupa, tapi Tuhan melihat hati. Apa yang kau lakukan setiap hari itu lebih penting dari penampilanmu.  Bukan berarti kau bisa berpenampilan seenaknya, tidak!!  Tapi engkau harus menerima apa yang sudah Tuhan berikan padamu. Kulitmu yang hitam (manis), hidungmu yang kurang mancung, rambut yang lurus, urang tinggi, dll, dsb deh.

Ganjaran kerendahan hati dan takut akan Tuhan adalah kekayaan, kehormatan dan kehidupan"*

"KISAH YANG MUNGKIN NYATA"



Assalamualaikum Wr.Wb.
Semoga ini bermanfaat ....

Aktivitas keseharian kita selalu mencuri konsentrasi kita. 
Kita seolah lupa dengan sesuatu yang kita tak pernah tau kapan kedatangannya. 
Sesuatu yang bagi sebagian orang sangat menakutkan. Tahukah kita kapan kematian akan menjemput kita ?

"KISAH YANG MUNGKIN NYATA"
Seperti biasa saya sehabis pulang kantor tiba di rumah langsung duduk bersantai sambil melepas penat. 
Saya sangat enggan untuk membersihkan diri dan langsung Sholat sementara anak2 & istri sedang berkumpul di ruang tengah. 

Dalam kelelahan tadi, saya disegarkan dengan adanya angin dingin sepoi2 yang menghembus tepat di muka saya. 

Selang beberapa lama seorang yang tak tampak mukanya berjubah putih dengan tongkat di tangannya tiba2 sudah berdiri di depanku. Saya sangat kaget dengan kedatangannya yang tiba2 itu. 

Sebelum sempat bertanya ..... siapa dia...tiba2 saya merasa dada saya sesak... sulit untuk bernafas.... namun saya berusaha untuk tetap menghirup udara.. sebisanya...... Yang saya rasakan waktu itu ada sesuatu yang berjalan pelan2 dari dadaku ...... terus berjalan ...... ke kerongkonganku .... sakit ....... sakit ........ rasanya. 
keluar air mataku rasa sakitnya,.... oh tuhan ada apa dengan diriku..... dalam kondisi yang masih sulit bernafas tadi, benda tadi terus
memaksa untuk keluar dari tubuhku ... kerongkonganku berbunyi. 
seolah tak mampu menahan benda tadi... badanku gemetar... peluh keringat mengucur deras .... mataku terbelalak ..... mataku seolah tak berhenti .... tangan & sampai kakiku kejang-kejang sedetik setelah benda itu meninggalkan aku. 
Aku melihat benda tadi dibawa oleh orang misterius itu ... pergi ... berlalu begitu saja .... hilang dari pandangan. 

Namun setelah itu ........ aku merasa aku jauh lebih ringan, sehat, segar, cerah... tidak seperti biasanya. 
Aku heran ... istri & anak-anakku yang sedari tadi ada di ruang tengah..... tiba-tiba terkejut berhamburan ke arahku.. Di situ aku melihat ada seseorang yang terbujur kaku tepat Di bawah sofa yang kududuki tadi . 
badannya dingin kulitnya membiru.

siapa dia????????........ mengapa anak2 & istriku memeluknya sambil menangis... mereka menjerit ... histeris ...terlebih istriku seolah tak mau melepaskan orang yang terbujur tadi... siapa dia........????????

Betapa terkejutnya aku ketika wajahnya dibalikkan..... dia ........ dia....... dia mirip dengan aku .... ada apa ini Tuhan...????????

Aku mencoba menarik tangan istriku tapi tak mampu.....
Aku mencoba merangkul anak2 ku tapi tak bisa ...Aku coba jelaskan kalau itu bukan aku. 

Aku coba jelaskan kalau aku ada di sini .. 

Aku mulai berteriak ..... tapi mereka seolah tak mendengarkan aku ......... seolah mereka tak melihatku... mereka terus-menerus menangis .... aku sadar .. aku sadar ... bahwa orang misterius tadi telah membawa roh ku..
Aku telah mati ... aku telah mati.
Aku telah meninggalkan mereka ..tak kuasa aku menangis ......berteriak ...... aku tak kuat melihat mereka menangisi mayatku. Aku sangat sedih.. selama hidupku belum banyak yang kulakukan untuk membahagiakan mereka. Belum banyak yang bisa kulakukan untuk membimbing mereka. Tapi waktuku telah habis....... masaku telah terlewati ........ aku sudah tutup usia ....pada saat aku terduduk di sofa setelah lelah seharian bekerja. Sungguh bila aku tau aku akan mati, aku akan membagi waktu kapan harus bekerja, beribadah, untuk keluarga dll. Aku menyesal aku terlambat menyadarinya. Aku mati dalam keadaan belum sholat .